Senin, 08 April 2013

Gufron Azis Fuadi (Ketua FPKS DPRD Lampung) Mengusulkan Adanya Asuransi Bagi Nelayan


KABAR PKS - Bandar Lampung. Dengan wilayah perairan dan garis pantai yang luas, nelayan di Lampung semestinya bisa lebih sejahtera dari sekarang. Demikian pandangan umum Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lampung.

"Lampung yang berpenduduk 9 juta jiwa, dengan populasi nelayan sekitar 34 ribu (2006) dan luas perairan 24,820 km persegi atau 41,2 persen dari wilayah Provinsi Lampung serta panjang garis pantai 1.105 km seharusnya menjadi tempat yang layak dalam upaya peningkatan kesejahteraan melalui kehidupan kelautannya," ujar Ketua Fraksi PKS DPRD Lampung Gufron Azis Fuadi dalam siaran persnya Sabtu (6/4/2013) terkait Hari Nelayan.

Yang disesalkannya, mayoritas nelayan yang ada saat ini hanya mengandalkan tenaga saja. "Secara modal baik berbentuk finansial maupun peralatan, seperti perahu masih jauh dari kata memadai. Belum lagi persoalan sumberdaya manusia," tuturnya.

Menurutnya, profesi nelayan saat ini menghadapi sejumlah tantangan antara lain maraknya kawasan pantai dan pesisir yang tercemari limbah, lalu gangguan cuaca buruk. Para nelayan kini rata-rata hanya bekerja 20 hari dalam sebulan.

Di tengah tingginya risiko melaut akibat seringnya gangguan gelombang tinggi saat ini, yang disayangkan Gufron, mereka tidak "tercover" oleh memiliki jaminan sosial untuk keberlangsungan hidup mereka dan keluarganya. Untuk itu, ia mengusulkan perlunya ada jaminan sosial bagi nelayan dalam bentuk asuransi.

"Tentu. dengan asuransi, akan sedikit banyak membantu para nelayan dan keluarganya mengantisipasi keadaan yang tidak menguntungkan," tuturnya. Selain itu, ia menekankan pentingnya akses permodalan, bantuan pemasaran hasil tangkapan, dan penguasaan teknologi penangkapan ikan. Nelayan juga perlu membentuk serikat nelayan yang kuat dan berdaya untuk memperjuangkan nasib mereka agar lebih baik.

Sumber : kompas.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar