Kamis, 11 April 2013
PKS Anugerahi Habibie sebagai Guru Demokrasi Bangsa
KABAR PKS - Jakarta. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menganugerahi Prof. Dr. Bacharudin Jusuf Habibie sebagai Guru Demokrasi Bangsa. Penghargaan tersebut diberikan PKS atas jasa-jasa Habibie yang memberikan teladan kepempinan yang demokratis selama masa kepemimpinannya yang hanya berusia 16 bulan saat menjadi Presiden RI ke-3 dari tahun 1998 hingga 1999. Penghargaan disampaikan oleh Presiden PKS Muhammad Anis Matta usai serial Dialog Demokrasi dan Peradaban yang digelar dalam rangka Milad PKS ke-15, di Jakarta, Kamis (11/4/2013).
Ketua Fraksi PKS DPR RI yang menjadi penanggungjawab acara Serial Dialog Demokrasi dan Peradaban menyatakan, Habibie meninggalkan pesan demokrasi yang monumental bagi bangsa Indonesia.
�Kebebasan pers, keran politik untuk berdirinya parpol baru dan otonomi daerah adalah hanya beberapa dari peninggalan Habibie yang sangat menentukan bangsa ini saat itu,� ujar Hidayat.
Hidayat menyatakan, penghargaan bagi Habibie diharapkan dapat mengingatkan generasi yang saat ini memimpin dan generasi yang lebih muda untuk menjaga nilai-nilai demokrasi yang sudah diletakkan dasar-dasarnya oleh para founding fathers dan disegarkan oleh seorang anak bangsa yang menjadi pemimpin di masa transisi, yaitu B.J. Habibie.
�PKS berharap, Pak Habibie dapat terus memberikn sumbangsih bagi bangsa ini. Menularkan jiwa demokrasi kepada anak-anak muda, dan memotivasi bangsa ini untuk selalu menjaga Indonesia sebagai Negara demokratis terbesar di dunia,� ujar Hidayat.
Sumber: tribunnews
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar