Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 April 2013

Jadwal Agenda PKS Expo dan Gelar Seni Budaya Milad 15 PKS


image
Milad 15 PKS
KABAR PKS - SEMARANGDua hari jelang pelaksanaan Milad ke 15 Partai keadilan Sejahtera (PKS), panitia lokal terus mempersiapkan berbagai agenda yang siap menyemarakkan agenda tahunan PKS tersebut.
Rencananya, dalam kegiatan panggung hiburan tersebut akan diisi dengan berbagai acara dan bintang tamu, seperti  Shoutul Harokah, Ebiet Biet A, Syahrul Gunawan, ElMoka, Awan dll. Contac Panitia bisa menghubungi Julisa Ramadhan di nomor 081390384344
Untuk lebih jelasnya, berbagai agenda tersebut, berikut susunan acara PKS Expo dan Gelar Seni Budaya, mulai Kamis-Sabtu (18-20/4) di Kompleks Lawangsewu, Semarang, Jawa Tengah.
Hari/Tanggal
Waktu
Kegiatan
Kamis, 18-04-2013
09.00-11.30

Lomba Mewarnai dan memasak
10.00-10.30

Pembukaan Expo PKS oleh Kabid PEDK DPP
14.00-16.00

Latihan Burung Berkicau dibuka oleh Kabid Seni Budaya DPP
14.00-17.00

Lomba Jinggle PKS bersama pengamen Jalanan
19.00-21.30
Pangajian Umum PKS bersama Habib Mustofa Al Hamid dan Habib Novel Al Hamid
Jumat,19-04-2013
08.00-11.00

Talkshow Wirausaha Bersama Valentino densi dan Anif Sersaiba.
19.00-22.00
Puncak Acara Pergelaran Budaya PKS
Sabtu,20-04-2013
08.00-11.00

Talkshow Kartinian bersama Ibu Nety Heriawan dan Ibu Humaini Adisusilo
13.00-16.00

Talkshow Budaya bersama Kang Abik dan Syahrul Gunawan
19.00-21.00
Penutupan dan Pengumuman Pemengang Lomba oleh ketua panitia

Sumber: Milad 15 Tahun PKS

Pertama Daftar Caleg, PKS Nyatakan Partai Paling Siap di Pileg 2014




KABAR PKS -
PEKANBARU. PKS Kota Pekanbaru mendaftarkan 45 bakal calon legislatif atau bakal calon anggota dewan (BCAD) ke Kantor Pemilihan Umum (KPU), Senin siang (15/4/13). Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua DPD PKS Kota Pekanbaru Syamsudin B.

Ikut hadir dalam rombongan tersebut dua anggota DPRD Kota Pekanbaru dari PKS, yakni Wakil Ketua DPRD Dian Suheri dan Ketua Komisi II M Fadri. Dimana, Duan Suheri dicalonkan kembali sebagai wakil rakyat priode berikutnya, sedangkan M Fadri di calonkan untuk DPRD Riau Dapil Pekanbaru. 

Ketua DPD PKS Kota Pekanbaru, Syamsudin mengatakan, pihaknya sengaja mendaftar pertama kali dengan harapan bisa memenangkan persaingan dalam perolehan suara. Ini juga menunjukan bahwa PKS merupakan partai yang paling siap dalam menghadapi pemilu nanti. 

"Artinya bahwa kita serius mempersiapkan diri dalam Pemilu 2014. Kita ingin menjadi partai yang paling siap meskipun lebih berat dari sebelumnya. Kita berharap menjadi nomer satu dengan mendapatkan12 kursi, " jelas Syamsudin disela-sela pendaftaran di KPU. 

Ditambahkanya, dengan pendaftaran lebih cepat, maka ia beserta BCAD lainya memiliki waktu yang panjang untuk melalukan perbaikan. Hal itu terjadi, jika nantinya disampaikan oleh KPU terdapat kekurangan atau perbaikan data BCAD setelah dilakukan verifikasi. 

Anggota KPU Kota Pekanbaru Fachri Yasin menjelaskan, PKS adalah partai pertama yang telah mendaftarkan daftar calon sementara (DCS) ke KPU sejak di buka pendaftaran tanggal 9 April lalu. PKS telah mendaftarkan sebanyak 45 DCS dengan persentasi 62 laki-laki dan 38 perempuan atau 28 laki-laki dan 17 perempuan. 

"Ia, ini merupakan partai pertama yang mendaftar. Dan sekarang baru kita lakukan pengecekan kelengkapan persyaratan. Jadi belum serta merta diterima. Setelah ini, baru nanti akan kita lakukan verifikasi," jelasnya.

Sumber: riauterkini

PKS Gelar Pengajian Umum Bersama Habib di Milad Ke-15



KABAR PKS - SEMARANG. Dalam rangka menyukseskan agenda Milad ke-15, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar Pengajian Umum bersama dengan tema PKS bersholawat. Pengajian umum ini rencananya akan dilaksanakan pada Kamis (18/4) pukul 19.00 � 21.00 WIB di Kompleks Lawang Sewu, Semarang, Jawa Tengah.

Menurut penanggungjawab acara, Setyawan S Pd, agenda pengajian umum ini adalah bentuk keseriusan PKS untuk tetap menyelipkan sisi�sisi religiusitas ditengah agenda milad yang bertema budaya.

"Bagaimanapun juga PKS adalah Partai yang menjunjung tinggi religiusitas. Apalagi semarang adalah merupakan Kota religius yang memiliki latar sejarah Islam yang kuat," terang Setyawan dalam keterangan persnya, Senin (15/4).
Lebih lanjut Setyawan yang menjadi ketua panitia Pengajian Umum ini juga menyampaikan bahwa rencananya agenda pengajian umum PKS ini akan dihadiri oleh para Habib Nahdliyin ternama di Semarang dan sekitarnya.

"Kami turut mengundang pengisi acara, di antaranya adalah Habib Musthofa Al Hamid  dari Jakarta, Habib Novel Al Hamid dari Semarang," tandas pria yang juga sebagai Wakil Ketua umum DPD PKS Kota Semarang ini.

Selain diisi oleh para Habib, imbuhnya, agenda yang rencana akan diikuti ribuan kaum muslimin dan muslimat di Semarang dan sekitarnya ini juga akan diisi beberapa hiburan. "Di antaranya adalah Hadroh Marawis Habib Nauval Al Muthohar (Semarang)," pungkasnya.

Seperti diketahui, PKS akan menggelar milad ke-15 di Semarang, yakni di Kompleks Lawangsewu dan PRPP Jawa Tengah. Berbagai agenda pendukung dan utama akan menyemarakkan perhelatan akbar milad ke-15 ini, di antaranya Lomba Fotografi, Talkshow budaya, seminar Kartini, dan berbagai agenda pendukung lainnya.

Sumber: suaramerdeka

PKS Targetkan Tiga Besar di Pemilu 2014 | #CintaKerjaHarmoni


KABAR PKS - Sukabumi. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menargetkan masuk tiga besar pada Pemilu 2014, mengingat elektabilitas partai terus meningkat. Salah satu buktinya, di beberapa daerah kader PKS keluar sebagai pemenang pilkada.

Ketua DPP PKS bidang Seni dan Budaya, Yudi Widiana Adiya, mengatakan, kader partai makin solid. Simpati warga terhadap PKS pun tumbuh signifikan. "Kami yakin bisa menjadi partai besar," kata Yudi di Sukabumi, Jawa Barat, Ahad (14/4).

Menurut Yudi, ada beberapa provinsi yang menjadi lumbung suara PKS, seperti Sumatra, Jawa, Kalimantan Timur, Sulawesi, dan Maluku Utara. 

"Kami berharap di pemilu mendatang, setiap partai bersaing secara sehat. Lebih baik menebar cinta dibanding menebar permusahan dan kekisruhan," kata Yudi.(Antara)


Sumber: metrotvnews

Walau Hujan, Puluhan Ribu Massa Antusias Ikuti Jalan Sehat Bersama PKS Padangpanjang


KABAR PKS - Padangpanjang, Padek�Belasan ribu massa yang berasal dari Padangpanjang dan se�kitarnya tumpah ruah di jalan raya me�ngikuti kegiatan jalan sehat yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Daerah Partai Kea�dilan Sejahtera (DPD-PKS) Kota Padangpanjang, Minggu pagi (14/4) kemarin.

Mereka setia mengikuti rang�kaian kegiatan partai Islam tersebut meski di bawah kondisi cuaca kota setempat yang ku�rang bersahabat. Ribuan ma�syarakat tetap bertahan selama paroh hari meski diguyur hujan, hingga prosesi acara yang di�meriahkan grup nasyid Al Ha�mas dan artis cilik Gilang di Bancah Laweh.

Sejak pukul 06.30 WIB, puluhan ribu massa yang telah memedati lokasi star yang dilak�sanakan di depan BRI Cabang Padangpanjang. Massa yang kian lama kian bertambah ramai tersebut, sempat juga me�nyu�litkan pihak panitia yang telah standby di lokasi start. Sehingga, pukul 07.00 WIB, panitia lang�sung mengibarkan bendera star yang langsung disambut antu�sias peserta.

Jalan santai yang me�ngam�bil rute Depan BRI, Simpang Hasiba Hotel, Simpang Cen�dana, Kampung Dodi, Pasar Padangpanjang dan berakhir di Lapangan Banca Laweh. Di�mana, di depan SMK Cendana pihak panitia menyediakan lokasi untuk pengumpulan po�tongan kupon sekaligus air minum bagi peserta.

Ketua DPD PKS Kota Pad�ang�panjang Abrar Dt. Nan Bali�mo menyebutkan pihaknya me�nyediakan 10 ribu kupon bagi peserta dan 40 jenis hadiah doorprize bagi peserta yang beruntung, dengan hadiah uta�ma Umroh bagi satu orang peserta yang beruntung.

�Antusias peserta sangat besar sekali, sehingga masih ada peserta yang tidak kebagian kupon undian hadiah dan kami perkirakan pesertanya mencapai dua puluh ribuan, mungkin juga lebih. Mengingat banyaknya peserta yang mengikuti kegiatan ini,� kata Abrar, yang juga Ketua Komisi II DPRD Kota Padang�panjang.

Ditambahkan Sekretaris DPD Kurniawan, pihaknya me�nye�diakan sedikitnya 40 jenis ha�diah bagi peserta. Selain hadiah utama berupa umroh, juga ada sepeda motor, kulkas, televisi, mesin cuci, handphone, dispenser, strika, jam dinding dan beragam hadiah menarik lainnya.

�Selain itu, hiburan dari Gilang Idola Cilik dan Group Nasyid Al Hamas juga menyita perhatian pengunjung. Dimana dari awal acara hingga penu�tupan, pengunjung tetap ant�usias untuk mengikuti rangkaian kegiatan,� sebutnya.

Sementara itu, Pengurus DPW Provinsi Sumbar  PKS Nurfirmanwansyah dan Ang�gota DPR-RI Hermanto yang secara bergantian memberikan sambutan, sangat mengapresiasi kegiatan jalan santai yang dilak�sanakan DPD PKS Kota Pa�dangpanjang dalam rangka memeriahkan Milad PKS ke-15 yang mengambil tema Cinta, Kerja dan Harmoni itu.

�PKS menargetkan bisa me�raih kursi di DPR-RI sebanyak 120 kursi dan menempati posisi 3 besar pada Pemilu Legislatif Tahun 2014 serta memenangi Pemilukada di sejumlah daerah seperti di Jawa Barat, Sumatera Utara dan Kota Padang�panjang,� kata Nurfirmansyah  yang akan maju sebagai Calon Anggota DPR-RI dari Dapil I Sumbar.

Khusus untuk Kota Pa�dang�panjang, lanjutnya, selain me�ngantarkan pasangan Hendri Arnis-Mawardi Samah sebagi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padangpanjang periode 2013-2018, PKS sendiri juga me�nargetkan meraih kursi ter�banyak, dengan target 6 kursi di DPRD Kota Padangpanjang.

Kegiatan Milad ke-15 par�tai Islam terbesar itu, selain dihadiri oleh Anggota DPR-RI Her�man�to, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Sul�toni, Pe�ngurus DPW PKS Sum�bar Nur�firmanwansyah, pengurus dan kader DPD PKS setempat, juga tampak pa�sangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pa�dang�pan�jang periode 2013-2018, Hen�dri Arnis-Mawardi Samah (HAMAS) yang m�e�ru�pakan sponsor acara. 

Sumber: padangekspres

PKS Desak Pemerintah Bentuk Lembaga Pelaksana Ujian Independen


KABAR PKS - JAKARTA. Anggota Komisi X DPR RI Ahmad Zainuddin menyayangkan tertundanya pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2013 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia pada tingkat SMA/MA/SMALB/SMK dan Paket C di 11 Provinsi.

�Hal ini secara psikologis akan mengganggu tingkat kesiapan siswa di 11 provinsi tersebut," kata Zainuddin di Jakarta, Senin (15/4/2013).

Menurut Zainuddin, pelaksanaan UN setiap tahunnya terus mengalami penurunan kualitas bahkan semakin jelek. "Ini mengindikasikan ketidaksiapan pemerintah dalam melaksanakan UN,� ungkap Zainuddin.

Seperti diketahui ke-11 propinsi yang mengalami pergeseran jadwal UN  tersebut adalah: Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. 

Menurut Zainuddin, penundaan ujian ini seharusnya tidak perlu terjadi jika pemerintah benar-benar serius dalam mengatur mekanisme persiapan teknis berupa bahan pendukung, percetakan soal, pengepakan soal dan distribusi materi ujian.

Legislator PKS ini berharap agar ke depannya pelaksanaan UN ini dapat dilakukan oleh lembaga penyelenggara ujian Independen yang dapat di regulasi oleh pihak yang kompeten.

Ia mencontohkan bahwa ada beberapa negara yang pelaksanaan ujian dilakukan oleh badan khusus (Exam Board) yang dilakukan pada masing-masing wilayah dan hasilnya sangat bagus, baik dari sisi pelaksanaan maupun hasil penilaiannya.

Zainuddin menambahkan bahwa negara seperti Amerika maupun India, ujian tidak dilakukan secara nasional karena dianggap tidak adil bagi siswa minoritas dan setiap negara bagian memiliki standar yang berbeda. �Mereka melakukan ujian untuk wilayah masing-masing yang disebut exit exam. Dengan demikian dari tingkat kesiapan pelaksanaan ujian bagi siswa pun lebih baik, jelasnya.

Untuk itu Zainuddin meminta agar pemerintah mau mengatur ulang sistem Ujian Nasional bagi siswa. �Jumlah 33 provinsi yang ada saat ini tentu memiliki standar mutu yang berbeda, dan hal ini sangat dimungkinkan penerapan ujian dapat dilaksanakan pada tiap daerah. Adapun teknis pelaksananya dapat dilakukan oleh lembaga Independent yang dapat diawasi oleh pemerintah dan DPR," pungkasnya.

Sumber: tribunnews

UN Gagal Serentak, Legislator PKS Minta SBY Jewer Kemendikbud


KABAR PKS - Kepulauan Riau (15/04) � Anggota Komisi X DPR RI, Herlini Amran, disela-sela kunker resesnya turut memantau pelaksanaan UN yang ternyata gagal dilaksanakan serentak se-Indonesia. Di samping mendoakan kesuksesan bagi para siswa peserta UN, Herlini juga mengkritisi kinerja Kemdikbud yang semakin mengkhawatirkan. Menurutnya, dengan tertundanya UN di  sebelas propinsi ini, semakin melengkapi �hat trick� keteledoran Kemdikbud selama enam bulan terakhir.
Karena itu, Herlini berpendapat, Presiden SBY harus lebih tegas mengevaluasi kinerja Mendikbud dan jajarannya, agar tidak terus mengulang keteledoran serupa.

�Tertundanya UN di  sebelas  propinsi ini merupakan keteledoran yang ketiga dalam tempo enam bulan, dan ini jelas telah mengecewakan masyarakat pendidikan Indonesia. Ibarat striker bola, Kemdikbud sudah mencetak hat trick keteledoran dalam hal penggunaan anggaran dan pelaksanaan program rutin kementerian. Mulai dari uang tunjangan sertifikasi guru, kemudian beasiswa bidik misi, dan sekarang UN gagal serentak. Ketiga-tiganya macet dan mengecewakan,� tegas Herlini sembari minta Presiden SBY agar berani menjewer Mendikbud dan jajarannya.

Bagi Herlini, keteledoran itu tidak layak ditolerir. Semua pihak terkait, mencakup pemenang tender dan unsur Kemdikbud terkait, harus diberi sanksi tegas. Jangan sampai mereka terlibat lagi dalam tender ataupun program Kemdikbud sestrategis ini.

�Tidak layak terus mengeluhkan blokir anggaran, ataupun mengkambing hitamkan dinas-dinas yang tidak sejalan dengan targetan program dari pusat. Kalau pun itu benar adanya, setidaknya hat trick keteledoran ini memperlihatkan Kepemimpinan Pak Beye tidak berhasil menciptakan harmoni antara kebijakan Kemenkeu dengan program-program Kemdikbud, atau mensinergikan eksekusi program antara pusat dengan daerah. Pasti itu ada akar masalahnya yang dibiarkan berlarut-larut,� ungkap Herlini.

Secara khusus anggota legislatif Dapil Kepri ini menyoroti kelemahan Kemdikbud dalam proyek-proyek pengadaan, mulai dari pengadaan buku hingga pencetakan dokumen vital seperti naskah UN. Penilaiannya itu didasarkan hasil audit BPK dari tahun ketahun.

�Coba lihat lagi laporan audit BPK, proyek cetak-mencetak ini sudah kronis di Kemdikbud, wajar saja disclaimer terus. Yang jadi soal adalah, cetak-mencetaknya menghambat kegiatan seperti UN sekarang, bahkan tidak menutup kemungkinan menunda implementasi Kurikulum 2013. Sebaiknya BPK dan KPK lebih merapat lagi ke Kemdikbud, agar kasusnya tidak terus berulang,� harap Herlini kepada lembaga negara yang tengah getol mencegah korupsi atau distorsi di Kementerian/Lembaga.

Secara khusus Herlini menyayangkan Mendikbud dan jajarannya kerap umbar keyakinan serba beres, padahal realisasinya sering molor. Ia mencontohkan sebelum kasus gagal UN serentak per 15 April 2013, pihak Kemdikbud menyatakan pelaksanaan UN dijamin 3T. Yakni tepat waktu UN, tepat distribusi dan jumlah soal UN.

�Nyatanya pekan kemarin di Trenggalek ditemukan kekurangan dan kelebihan jumlah soal UN. Sementara molornya pencetakan dan distribusi soal UN ditemukan nyaris dibanyak daerah, tidak hanya Indonesia Tengah. Praktis persiapan UN tahun ini menubruk Prosedur Operasi Standar yang digariskan BNSP. Jadi, hemat saya tidak baiklah ada Kementerian yang selalu umbar optimisme, padahal di lapangan tidak terkontrol,� ujarnya.

Jika kebiasaan ini dibiarkan, Herlini memprediksi pengadaan buku siswa dan babon penunjang Kurikulum 2013 pun akan bernasib sama. Karena itu, ia termasuk anggota dewan yang belum yakin Kemdikbud mampu mengimplementasikan Kurikulum Baru pada Juli 2013.

�Ini adalah pelajaran berharga bagi masyarakat pendidikan Indonesia, agar tidak terbuai lagi dengan pernyataan-pernyataan Kemdikbud yang tidak opersional. Jika UN tertunda di 11 propinsi, namanya kan bukan ujian nasional lagi, melainkan �UN-11'. Sekali lag ini baru UN yang sejatinya rutin tiap tahun dengan anggaran sekira 600 milyar rupiah, dimana hampir seperenamnya habis untuk mencetak soal UN. Bagaiamana ceritanya nanti pengadaan buku penunjang dadakan, Kurikulum 2013, senilai Rp 1 triliun lebih? Waktunya mepet lagi,� pungkas legislator Fraksi PKS memperingatkan Kemdikbud yang kerap menganggap serba beres.

Minggu, 14 April 2013

Soal Ujian Nasional Berpotensi Bocor


KABAR PKS - JAKARTA. Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboebakar Alhabsy menyayangkan ditundanya Ujian Nasional tingkat SMA untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Penundaan ini, menurutnya, bisa mengaburkan konsentrasi siswa dan berpotensi terhadap terjadinya kebocoran soal.
"Kemendiknas telah membuat 20 variasi soal dan ditambah dengan pemakaian kode bar pada setiap naskah dan lembar jawaban UN, kita berharap tekhnologi dan strategi yang sudah diterapkan oleh kemendiknas mampu menangkal potensi kebocoran soal tersebutm," ujarnya. 
Salah seorang anggota Komisi III DPR ini menambahkan, bila terjadi kebocoran soal, polisi haruslah bertindak sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Karena naskahUjian Nasional termasuk sebagai dokumen yang dikategorikan rahasia negara.
Penegakan hukum ini, imbuh Abobakar lagi,  menjadi instrumen penting untuk menjaga kualitas pendidikan di Indonesia, yang tentunya akan memiliki dampak pada kualitas sumberdaya manusia Indonesia masa depan.
"Perlu saya ingatkan, pasal menjerat para pembocor naskah ujian nasional,  perlu disosialisasikan. Pada pasal 322 dan 323 pembocor rahasia bisa diancam 9 bulan penjara," ungkapnya.
"Pencurian sebagaimana pasal 362 yang diancam pidana 6 tahun penjara, pasal penggelapan sebagaimana 374 KUHP yang diancam 5 tahun penjara. Pasal 480 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara, belum lagi  pasal 112 KUHP dimana pembocor rahasia negara dapat diancam dengan pidana tujuh tahun," Aboebakar menambahkan, 
Sedemikian pasal yang bisa menjerat seorang pembocor naskah ujian nasional, katanya lagi, seharusnya membuat mereka berpikir-pikir dahulu sebelum melakukan tindakan tersebut.

Sumber: tribunnews

Anis Matta: Saat Ini PKS Siap "Take Off"


KABAR PKS - Samarinda - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta mengakui partainya saat ini dalam kondisi "take off" atau siap lepas landas.
"Mesin sudah diperbaiki, jalanan sudah diratakan dan 'runway' (landas pacu) siap digunakan sehingga PKS saat ini dalam posisi 'take off' dan momentumnya itu pada saat milad nasional yang akan dilaksanakan di Semarang, Jawa Tengah, yang akan dirangkaikan dengan rapat kerja nasional oleh pengurus dan kader dari seluruh provinsi dan kabupaten/kota," ungkap Anis Matta kepada wartawan di Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (13/4).
Pascaprahara yang melanda PKS, yakni dugaan korupsi impor daging sapi yang melibatkan mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, partai berlambang bulan sabit kembar itu, lanjut Anis Matta, sudah "pulih" dan saat ini tengah berkonsentrasi menghadapi Pemilu 2014.
"Kunjungan saya ke Samarinda ini merupakan bagian konsolidasi nasional dan tahap satu dari seluruh perencanaan saya sejak menjadi Presiden PKS akan selesai pada bulan April 2013," ungkap Anis Matta.
Sejak menjadi Presiden PKS Anis Matta mengaku bahwa pihaknya memiliki dua target jangka pendek, yakni mencegah terjadinya demoralisasi kader dan mempertahankan kepercayaan publik.
"Saya kira, dua target ini sudah tercapai dengan baik karena sekarang PKS jauh lebih solid dari sebelumnya. Para kader lebih bergairah dari sebelumnya, lebih dari itu kami berhasil mengembalikan kepercayaan publik," katanya.
Indikatornya itu, menurut dia, terlihat pada Pemilihan Gubernur Jawa Barat dan Sumatera Utara.
"Bahkan, kami juga menang dalam Pilkada Kota Sukabumi dan kemarin baru saja menang Hulu Sungai Selatan di Kalimantan Selatan, kemudian di Seruyan, Kalimantan Tengah," ungkap Anis Matta.
Walaupun pemilihan kepala daerah bukan menjadi tolak ukur elektabilitas sebuah partai, Anis Matta mengaku bahwa kemenangan PKS di tiga provinsi itu menjadi bukti bahwa masyarakat masih menaruh harapan besar terhadap PKS.
Akan tetapi, dalam kasus PKS agak berbeda. Di Sumatera Utara, selain menang dalam pilkada, suara PKS juga naik dan saat ini berada di posisi ketiga dalam kategori survei partai.
Begitu pula, lanjut dia, di Jawa Barat, PKS nomor tiga dalam survei partai dan di mana-mana suara PKS relatif naik.
"Ini merupakan bukti bahwa kepercayaan publik pada PKS sudah kembali naik. Jadi, saya bisa mengatakan bahwa saat ini PKS siap untuk 'take off'," ungkap Anis Matta.

Sumber: beritasatu

Fraksi PKS Tolak Perusahaan Israel di Sumatera Utara


KABAR PKS - Medan, Aktual.co � Penolakan keterlibatan perusahaan asal israel Ormat dalam kepemilikan saham di PLTP Sarulla di Tapanuli Utara juga muncul dari Fraksi PKS DPRD Sumatera Utara.

"Pertama bahwa terkait dengan Israel kita masih punya urusan ya, amanah UUD pembukaan bahwa kita ingin menhilangkan seluruh penjajahan di muka Bumi ini, dalam kenyataanya Israel masih menjajah di Palestina bahkan tidak mengakui Palestina sebagai negara peninjau di PBB," kata Penasehat Fraksi PKS DPRD Sumatera Utara, HM. Nuh ketika dikonfirmasi Aktual.co lewat telepon, Minggu (14/4) di Medan.

Nuh yang juga sebagai anggota di Komisi D DPRD Sumut itu menambahkan bahwa kehadiran salah satu perusahaan dari negara Israel yang masih punya masalah dengan Indonesia dengan ber-investasi adalah masalah serius.

Lebih jauh Nuh meyakini, bahwa Indonesia adalah negara yang masih menarik bagi para investor, apalagi Sarullah yang merupakan sumber panas bumi terbesar di Dunia. Selain Israel, masih banyak lagi negara-negara Investor yang tidak punya masalah dengan Indonesia. Misalnya Amerika Serikat.

"Jadi kita ingatkan pemerintah pusat, karena kita masih punya masalah serius dengan Sarullah. Kita harus tunjukkan karakter identitas negeri kita ini untuk serius memerdekakan berbagai negara di Bumi ini," tegasnya.

Disinggung terjadinya perbedaan pendapat Di Komisi D dan di DPRD Sumatera Utara sendiri terkait Sarulla, dimana ada yang tidak mempersoalkan kehadiran Ormat, Nuh mengamini itu sebuah dinamika demokrasi.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah anggota DPRD Sumatera Utara ketika diminta tanggapannya oleh Aktual.co soal perusahaa asal Israel itu, menyatakan tidak mempersoalkannya, yang terpenting adalah bagaimana menjawab ketersediaan sumber daya energi listrik di Sumatera Utara dapat terjawab.

Menanggapi itu, Nuh mengingatkan berdasarkan pengalaman berbagai negara lain yang bekerjasama dengan Israel, ternyata kerjasama itu tidak menguntungkan.

"Mainnya tidak terbuka, jadi sayang ya, disamping kita punya masalah kenegaraan dengan Israel, juga jangan dirasa hitung-hitungan materil itu saja, karena mereka punya permainan licik," tukasnya.

Untuk itu, Nuh meminta agar lebih mementingkan sikap nasionalis yang masih belum bersahabat dengan negara Israel." Jadi jangan buat masalah lah, kan banyak investor lain," katanya.

Nuh menuturkan, Indonesia juga memiliki lembaga yang mencari Investor seperti Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang dapat diberdayakan mencari investor selain Israel. " Masak gak bisa cari investor untuk Sarulla?," Ujarnya.

Ditanya, apakah salah satu investor yang dimaksud misalnya negara Amerika Serikat? Nuh tak membantahnya.

"Iya bisa saja (Amerika), karena kalaupun ada masalah, itu kebijakan politik, kita paham memang ada perbedaan-perbedaan, tapi kalau dengan Israel ini kan mendasar," jelasnya.

Lebih jauh, Nuh kembali mengingatkan bahwa meski ini adalah porsinya pusat, dalam persoalan ini ada masalah-masalah Ideologi.

"Saya fikir Ini ada masalah-masalah Ideologi ya, yang perlu kita tarik ulur ya, memang ini prosinya porsi pusat, perusahaan besar, kebijakan ada di pusat. Namun kita tetap yakin kok, negeri ini masih menarik bagi investor apalagi terkait potensi panas bumi," katanya. (Nur Lail)

sumber: aktual.co

PKS Penuhi 30 Persen Caleg Perempuan

KABAR PKS - BANDUNG, Partai Keadilan Sejahtera sudah memenuhi 30 persen perempuan calon anggota legislatif (Caleg). Hal ini sudah terpenuhi di beberapa tempat termasuk di wilayah Jawa Barat (Jabar). PKS tidak terlalu kesulitan memenuhi syarat ini karena memiliki banyak kader perempuan.

�PKS sudah penuhi 30 persen perempuan di beberapa tempat bahkan banyak juga yang lebih dari 30 persen. Jabar sendiri sudah terpenuhi karena KPU (Komisi Pemilihan Umum) memang mensyaratkan. KPU sudah secara rigit mensyaratkan misalnya ada orang ke-1, ke-2, ke-3 lalu orang ke-4 harus perempuan lalu nanti orang ke-7, dan ke-10 juga harus perempuan lagi. Secara umum PKS sudah penuhilah,� kata Ketua Departemen Perempuan untuk Wilayah Banten, Jakarta dan Jabar Diah Nurvitasari di Kota Bandung, Minggu (14/4/13).

Diah mengatakan PKS memiliki kader perempuan yang berpotensi sehingga tidak akan asal memilih caleg. PKS disampaikannya juga selalu mempertimbangkan daya dukung keluarga. �Alhamdulillah, kita secara umum memiliki banyak kader perempuan dan artinya bukan asal comot. PKS juga punya kriteria khusus kader harus bergerak melayani masyarakt dan dikuatkan dengan ketahanan keluarga yang positif,� kata kader PKS yang juga menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah Rakyat (DPRD) Jabar ini.

Di Jabar Diah menyampaikan PKS sudah memiliki 30 persen lebih perempuan caleg. Diah mencontohkan, kalau ada tujuh caleg, akan ada tiga perempuan caleg sedangkan kalau ada 10 calegnya, maka ada empat perempuan calegnya. �Kalau begitu kan bisa jadi lebih 30 persen,� katanya.

Sementara itu, Diah mengaku tidak akan mencalonkan diri lagi sebagai caleg DPRD Jabar. Hal ini karena PKS memang menggunakan sistem penugasan dalam pencalonan caleg. 

�Saya tidak mencalonkan lagi. Karena di PKS sifatnya penugasan, baik yang ditugaskan di pencalonan, legislatif, dll. Saya sendiri, periode mendatang tidak ditugaskan di legislatif Jabar. Sedangkan di partai saya bertugas sebagai ketua departemen perempuan untuk tiga wilayah. Jadi ada kemungkinan nanti muncul wajah baru juga,� katanya.

Hadapi Pilwalkot DPW Imbau Kader PKS Tak Pusing Soal Biaya

Syamsari Kitta   

KABAR PKS - MAKASSAR, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulsel mengingatkan kepada kader-kader tidak perlu pikir uang jika ingin maju di pemilihan Wali Kota dan Wali Kota Makassar 18 September 2013.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPW PKS Syamsari Kitta, mengatakan, DPW selalu berpesan kepada semua kader PKS agar tidak pusing soal duit pilkada.

"Karena kalau anda memang siap maju menjadi cawali atau cawawali pasti sudah memikirkan masalah tersebut, bukan meributkan biaya lagi. Sosialisasi saja, terus bekerja, semakin banyak jaringan semakin baik. Apalagi pemilih mengambang di Makassar besar sekali antara 70-75 persen," kata legislator PKS DPRD Sulsel ini kepada Tribun, Minggu (14/4/2013).

Legislator PKS DPRD Sulsel Ariady Arsal, Ikbal Abdul Djalil dan Mudzakkir Ali Djamil, masing-masing sebagai legislator, ingin maju Pilwali Makassar periode 2014-2019.

Syamsari mengimbau ketiganya untuk tetap sosialiasi meski akhir-akhir ini ketiganya tampak kendor menyusul lansiran sejumlah lembaga survei. PKS dikabarkan hanya mau menyodokan kadernya sebagai balon wakil dari pihak eksternal.

"Kalau suara mengambang seperti itu, berarti belum ada kandidat yang bisa disebut bisa menang telak. Yang berada di elektabiitas tertinggi itu hanya pada pemilih yang sudah jelas mau memilih yaitu 25 persen dari total yang akan memilih. Makanya, tetap bentuk jaringan," Syamsari menambahkan.

Bekerja membentuk jaringan, lanjut Syamsari, maka akan semakin banyak orang berpartisipasi untuk kemenangan. Menurutnya, jika hasil kerja tersebut dihitung dengan angka-angka rupiah maka angkanya sangat besar

"Itu besar sekali, kita adalah entitas politik yang mau bekerja. PKS punya kader-relawan dan total pengorbanan seluruh kader pada akhirnya lebih besar dari kontribusi finansial kandidat kepada PKS untuk biaya pemenangannya," ujar Syamsari.

Tak lupa, Syamsari mengklarifikasi fatwanya, dua hari lalu. Ia menegaskan, bagi bakal calon (balon) wali kota eksternal yang ingin mengendarai PKS tidak perlu menyiapkan mahar.

Tidak ada istilah mahar di PKS. Bahkan, pendaftaran di PKS Makassar juga tidak ada. Mekanisme PKS, lanjut Syamsari, melalui pembicaraan balon dengan para elite PKS Makassar dan Sulsel.

"Ndak ada pndaftaran dan ndak ada bicara mahar. kita lagi hitung-hitung berapa total biaya pemenangan, mulai saksi, kampanye dan lain-lain. Yang tentu lebih besar dari angka Rp 2M," jelas Syamsari.

Sumber:tribunnews

UN bukan sesuatu yg harus ditakuti

KABAR PKS - Bangkinang. Pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMA hari senin (15/4) mulai digelar. Ketua Komisi 2 DPRD Kampar Indra Gamal S.Ag meminta semua pihak terkait untuk dapat menyukseskan ujian nasional dengan menjaga etika dan aturan yang ada. 

disampaikannya ujian nasional merupakan tolak ukur untuk melihat kemampuan anak, serta melihat apakah materi yang disampaikan guru selama ini bisa diserap atau tidak. oleh sebab itu ia meminta kepada para siswa/ siswi yang akan mengikuti ujian nasional, dapat memanfaatkan waktu maksimal untuk belajar. " para siswa/ siswi harus yakin dengan kemampuan pribadi mereka " ujar politisi PKS ini.

Lebih jauh ia juga mengharapkan, budaya mencontek dan menunggu bocoran kunci jawaban agar dapat dihilangkan. ia juga meminta agar para guru dan pengawas jangan sampai membiarkan ada siswa yang mencontek, dan juga jangan membocorkan jawaban. karena prilaku itu dapat berdampak buruk bagi siswa/siswi. " mari semua pihak menjaga ketertiban ujian dan menegakkan aturan yang ada " himbaunya.

Sumber: PKS Kampar